TANGGUNG KE SEMIFINAL, INDONESIA TAK GENTAR HADAPI JEPANG

 

Timnas Voli Indonesia merayakan kemenangan atas Iran : Bola.com

Indonesia yang mengikuti kejuaraan bola voliputra Asia ke-19 di Gresik, Jawa Timur, berhasil menembus semifinal. Ini menjadi sejarah karena belum pernah dilakukan oleh tim voli Indonesia dalam penyelenggaraan edisi sebelumnya.

Kepastian tim Indonesia melangkah ke babak empat besar, ditentukan usai Agung Seganti dan kawan-kawan menyudahi perlawanan Iran dengan skor 3-2 (18-25, 18-25, 25-23, 26-24, dan 15-11), dalam pertandingan di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (30/7/2017) malam.

“Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal. Saya juga berterima kasih kepada dukungan penonton sehingga bisa memompa semangat tim yang sempat tertinggal di dua set sebelumnya,” ucap Manajer Kombes Pol. Nanang Masbudi, selepas pertandingan.

Tim Indonesia memang patut gembira. Dalam pertandingan tersebut, Agung Seganti dan kawan-kawan sempat tertinggal dua set dari Iran dengan skor sama 18-25.

Namun, dengan serangkaian inovasi taktik pelatih serta dukungan dari penonton yang memadati GOR Tri Dharma, tim Indonesia secara perlahan akhirnya mampu mengatasi ketertinggalan untuk kemudian berbalik dengan memenangi pertandingan.

Dengan kemenangan atas Iran di laga terakhir babak delapan besar, Indonesia bakal menantang Jepang di babak semifinal. Pertandingan kedua tim rencananya bakal diselenggarakan di tempat sama, Senin (31/7/2017) malam.

Indonesia sempat bertemu dengan Jepang, sehari sebelum mengalahkan Iran. Ketika itu, tim voli putra Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan tiga set langsung (23-25, 15-25, dan 12-25).

“Kalau sudah masuk semifinal rasanya sudah tanggung, mau tidak mau harus dilawan. Saya berkeyakinan, tidak ada yang tidak mungkin, seperti pertandingan malam ini. Asalkan tim tetap kompak dan menunjukkan kemampuan terbaik,” kata Nanang.

Untuk diketahui, Iran merupakan penyandang gelar juara pada edisi 2011 dan 2013. Selain itu, mereka juga menyandang status sebagai peringkat pertama Asia dan peringkat ketujuh FIVB untuk tim putra U-23.

Bagi pelatih Indonesia Samsul Jais, hasil pertandingan lawan Iran membuatnya memiliki gambaran skuat terbaik di SEA Games 2017 nanti.

“Malam ini adalah bayangan tim yang masuk starting line up dan pemain penggantinya. Artinya, saya paham betul siapa yang bisa menjadi cadangan dan siapa yang bisa main pertama,” aku Samsul kepada awak media selepas pertandingan.

Dari enam pemain inti, Rendy Tamamilang dan Rivan Nurmulki adalah dua nama yang hampir pasti mendapat tempat utama di starting line up Indonesia. Dua pemain binaan Surabaya Samator ini merupakan tumpuan sekaligus mesin angka untuk skuad Merah Putih.

Selain Rendy dan Rivan, Samator juga mengirimkan kaptennya Mahfud Nurcahyadi dalam tim terbaik pilihan Samsul. Samsul juga melontarkan isyarat untuk memberikan jam terbang lebih banyak kepada debutan Hernanda Zulfi. Pemain asal Indomaret Sidoarjo ini tampak sudah klik dengan tiga seniornya sesama atlet Jawa Timur (Jatim) itu.

Untuk posisi libero, Samsul bisa merotasi M. Ridwan dan Delly Dwi Putra. Nah, pos terakhir yang membuat Samsul ‘galau’ adalah tosser. Dia punya dua stok pemain, yakni Dio Zulfikri dan Aji Maulana. Dio bermain lebih baik daripada Aji dalam laga melawan Iran.

“Pada set-set awal mungkin iramanya Aji berhasil ditemukan dan membuat Iran bermain enak. Masuknya Dio mengubah irama. Jelas distribusi bola Aji dan Dio tidak sama. Kebetulan malam ini yang dipakai oleh Rivan dan Rendy adalah bola dari Dio. Itu yang bisa mengubah permainan,” jelasnya.

Samsul tampaknya akan mempertahankan Dio sebagai tosser di laga semifinal melawan Jepang, Senin (31/7) malam. “Walaupun dalam setiap set Dio pasti melakukan kesalahan. Tapi persentasenya tidak banyak,” tutup Samsul.
sumber : Jawapos.com
x

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*